Kamis, 17 September 2009

TERNYATA RUMAHKU BISA MENYANYI

Akhir Romadhon, Di pagi hari ketika aku setrika baju tiba-2 lantai dan meja bergetar, Gempa rupanya , perlahan aku cabut steker strikaku, kemudian aku lari ke kamar anakku yang masih tidur, dengan iringan suara bergelontangan diatasku. Ketika sampai dikamar aku bangunkan anakku secara perlahan lumayan beberapa saat kurasakan getaran yang mengeras, suara diatas rumahku semakin keras bunyi besi bergelontangan. Setelah gempa berhenti, sudah nggak ada getaran, ternyata diatas rumahku masih bergelontangan, saya baru sadar bahwa rumahku terbuat dari besi baja.
Sekarang aku baru sadar, inilah rahasia Tuhanku memberiku rumah terbuat dari besi baja. Trima kasih Tuhanku, tidak sia-sia ENGKAU beri aku rumah dari besi baja. Karena akulah satu-2 nya yang bisa mendengar nyanyian rumahku. Aku mendengar laksana senar gitar yang berdentang, mengingatkan aku akan KEBESARANMU, Subhanallah akhir Romadhan ini ENGKAU hadiahkan pada hamba, betapa aku merasakan dan mendengar Nyanyian Rumahku, yang mungkin tidak pernah dirasakan oleh orang lain. Alhamdulillah, trima kasih TUHANKU, Dengan ini aku memohon kepadaMU diterima ibadah di bulan Romadhan ini, ENGKAU ampuni segala dosa , ENGKAU hindarkan dari siksa api nerakaMU, ENGKAU Rahmati dan ENGKAU berikan keberkahan Romadhan ini untuk hamba, Kedua orang Tua hamba, Kedua mertua hamba, istri hamba, anak2 hamba, saudara-saudara hamba, sahabat2 hamba, teman2 hamba, karyawan2 hamba, guru2 hamba, murid2 hamba , AMIN

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Assalamualaikum pak Giri, lama tidak jumpa. ini dengan ali warsito, yang dulu pernah mengajar fisika di SMUM batanta. Sy pernah sekali mampir di rumah pak di jl kediri, baca tulisan pak jadi mengingat2 kesan lama...
slamat pak, boleh kunjungi blog sy di: alifis.wordpress.com atau kupangntt.wordpress.com, salam rekan-rekan semua di SMUM. Wassalamualaikum.